Puasa dan Latsar Tetap Seimbang, Begini Tips CPNS Annisa

-

Puasa dan Latsar Tetap Seimbang,

Begini Tips CPNS Annisa

Pulang Pisau | pa-pulangpisau.go.id

Pulang Pisau, 27 Februari 2026 – Menjalani ibadah puasa di tengah padatnya agenda Pelatihan Dasar (Latsar) bukanlah hal yang mudah. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat CPNS Annisa dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Bagi Annisa, puasa dan Latsar justru dapat berjalan seimbang apabila dikelola dengan baik.

Sebagai CPNS yang bertugas di Pengadilan Agama Pulang Pisau, Annisa menyadari bahwa menjaga performa selama Ramadan menjadi bagian dari komitmen profesionalnya. Ia membagikan beberapa tips agar tetap fokus dan bugar meskipun menjalani aktivitas yang cukup padat.

Pertama, Annisa menekankan pentingnya sahur dengan asupan gizi seimbang. Menurutnya, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta cukup cairan membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari. Selain itu, ia juga menjaga pola istirahat agar tubuh tetap prima saat mengikuti sesi pembelajaran maupun menyelesaikan tugas.

Kedua, manajemen waktu menjadi kunci utama. Annisa mengatur jadwal belajar dan istirahat secara disiplin agar tidak kewalahan. Ia memanfaatkan waktu pagi untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sementara sore hari digunakan untuk review materi secara ringan.

Ketiga, menjaga niat dan semangat menjadi fondasi terpenting. Bagi Annisa, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta integritas sebagai calon aparatur sipil negara. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat pembelajaran Latsar yang menekankan profesionalisme dan pelayanan publik.

“Puasa mengajarkan saya untuk tetap sabar dan fokus. Walaupun kegiatan Latsar padat, semuanya bisa dijalani dengan niat yang kuat dan pengaturan waktu yang baik,” ungkapnya.

Melalui pengalamannya, Annisa berharap rekan-rekan CPNS lainnya tetap menjaga kesehatan, semangat belajar, dan kualitas ibadah selama Ramadan. Ia meyakini bahwa keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalitas akan membentuk karakter ASN yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pelayanan.

Dengan tekad dan disiplin, puasa dan Latsar bukanlah dua hal yang saling menghambat, melainkan dapat berjalan beriringan dalam membentuk pribadi yang lebih baik.

“C.A.T (Cepat, Aktual, dan Terpercaya).” ADR/RedTim