Hari Terakhir Kerja di bulan Ramadan 1447 H Menuju Kemenangan idulfitri

-

Hari Terakhir Kerja di bulan Ramadan 1447 H Menuju Kemenangan idulfitri


Pulang Pisau | pa-pulangpisau.go.id

Pulang Pisau – Memasuki fase akhir bulan suci Ramadan 1447 H, suasana spiritual di tengah masyarakat semakin mengental. Sepuluh hari terakhir Ramadan, yang dikenal sebagai fase Itqun Minan-Nar atau pembebasan dari api neraka, menjadi momentum krusial bagi umat Muslim untuk memperkuat ibadah sekaligus melakukan refleksi diri sebelum menyambut hari raya Idulfitri.

Momen ini bukan sekadar hitung mundur menuju lebaran, melainkan puncak dari perjalanan spiritual selama satu bulan penuh.

Sepuluh malam terakhir merupakan waktu yang paling dinantikan karena keberadaan malam Lailatul Qadar, malam yang kemuliaannya lebih baik dari seribu bulan. Masjid-masjid tampak lebih hidup dengan aktivitas I’tikaf, tadarus Al-Qur'an, dan salat malam.

Bagi banyak orang, ini adalah fase "sprint" terakhir. Di tengah kesibukan mempersiapkan kebutuhan Idulfitri, umat diajak untuk tetap fokus menjaga kualitas ibadah agar tidak kendor di garis finis. Namun berbeda bagi Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Pulang Pisau, ibu Hj. Norbaiti, S.H.I, di hari terakhir kerja bulan Ramadhan di ruang kerjanya, beliau menuntaskan pekerjaan dan membenahinya karena akan ada libur panjang menjelang hari Raya idul fitri sehingga beliau berupaya untuk menuntaskan semua pekerjaannya sesuai dengan tofuksinya

Menurut beliau menuntaskan sisa pekerjaan sebelum Idulfitri adalah bentuk amanah dan tanggung jawab profesional yang menjadi bagian dari ibadah, agar saat hari kemenangan tiba, hati benar-benar tenang karena tidak ada kewajiban yang tertunda.

“C.A.T ( Cepat. Aktual. Terpercaya ) NB/TimRed”.